Dikeheningannya malam ini,
Pasrah lah aku ditepian rindu
Entah mengapa begini jadi,
Setelah sekian berjanji dan sehidup semati,
Diluar jendela,
Hujan pun turun membawa seri di penghujung malam,
Kian lama ku menanti pasti,
Kian tertutup kepastian dikegelapan malam,
Tak ku sedar sekian lamanya aku kau jadikan hanya boneka,
Diri ku berpaling tali dihujung jari jemarimu,
Ku bermimpi begitu katamu dan aku hanya satu persinggahan,
Sementara berteguh dikala kau dinoda,
Apakah ini yang kau katakan cinta,
Kesetiaan ku ada kala kedinginan,
Apakah ini erti berkasih sayang
Menyesalkan diri berkata-kata dusta,
Apakah ini pertanda berakhirnya percintaan.....
Yang selama ini ku pertahankan.
Dikejauhannya malam ini bersama resah dikamar yang dingin
Diluar semakin sunyi sepi,
Terkubur bersama memori,
Ditiup angin malam....
Persemadian Cinta - FotoGraf
to’ki - selumbar
selumbar..from to’ki
Kekasihku seandainya
Cinta tanpa belaianmu
Mentari pastikan tunggu
Kelabu hilang sinarnya
Kekasihku gelitalah
Andaiku biar kau sepi
Sendirian membeku
Disaksi bulan kelabu
Inikan yang tertulis
Cinta yang kita
Bajai bersama
Hatiku telah kau hiris
Bagaikan tertusuk selumbar
Mana janji dulu mana sumpah setia
Mengapa berubah
Setelah ku curah segala
Kau niagakan cinta
Sedang ku letaknya
Ditahta teratas
To' Ki - Biasan
Biasan
Biasan kaca itu
Tersenyum memandangku
Membongkar satu noda
Menghiris satu jiwa
Memaksa senyum madu
Dibalik raut lesu
Tersingkap impianmu
Dicemar janji palsu
Aku yang bersalah
Janji takku endah
Terperangkapku dengan bisikannya
Bebaskanlah aku
Dari dibelenggu
Dari pintu kaca yang bermadu
Bantulah diriku
Arah mana satu
Memecah pintu balik kaca ohh...
Ku cinta dia
Bayang wajahmu
Genggam bersama
Cinta itu
To' Ki Bersawala
Bersawala
( 1 )
Ku bertanya kau membisu
Berpaling muka kearah sana
Tanpa meninggalkan satu kesan indah
Untuk ku abadi didalam jiwa ku
( 2 )
Malah kau menuduh
Aku yang pendusta
Sedangkan aku yang setia
Menantimu hingga saban hari
Mengharapkan teguh cinta kita
( korus )
Selama ini aku berkorban
Ternyata kau memusnahkan segalanya
Dan mematahkan sayap impian
Aku yang tertewas...
( 3 )
Biar musim berganti
Engkaukan ku cari ganti
Agar tuhan merestui
Untuk kian kali nanti...
( ulang 1, 2, korus & 3 )
Biar musim berganti
Engkau kan kucari ganti
Agar tuhan merestui
Untuk kian kali nanti...
HarI ini Dan Semalam Di Bulan Ramadhan....
Kisah ini ingin ku luahkan...dibulan yang baik ini ingin ku luahakan pada blog ini kerna ku tiada tempat untuk meluahkan..Dah dua hari ku x terkejut bangun sahur....boleh tahan ke?selama ku berpuasa x pernah miss sahur tapi tak sengaja lah...kadang tak larat jugak disiang hari tiada tenaga.
Pagi tadi ku terkejut bangun untuk ke kelas pukul 7.30...ku jadi kelam-kabut sampai ku terlupa hendak membawa berus gigi ke bilik air...terpaksa ku berpatah balik untuk mengambil berus gigi...barangkali aku merasa letih sangat tidur lewat..Sesudah siap mandi jam menunjukkan pukul 7.50,lagi membuatkan ku kelam kabut untuk bersiap ke kelas..hux3..
Setelah siap ku untuk ke kelas tiba di hadapan bengkel,ku melihat rakan2 ku yang lain sedang berbaris untuk masuk ke bilik kuliah..jadi sebelum masuk bengkel setiap kali perlu melakukan senaman pagi dan mengambil attendend...Dalam hati ku xingin lagi hendak bangun pagi selewat macam nie lagi...Itu lah kisah ku hari nie dan semalam di bulan ramadhan...Tak lama lagi pada 16 hb 9 2009 ku akan berangkat untuk pulang kekampung seorang diri...
.jpg)
